Selama ini, al-Ghazali sering dianggap sebagai musuh utama filsafat dan para filsuf, atau setidaknya sebagai pengkritik keras terhadap filsafat. Anggapan ini muncul karena al-Ghazali telah menulis banyak karya yang mengkritik filsafat, seperti Tahafut al-Falasifah (Kerancuan Para Filsuf), serta kritik-kritik yang tersebar di buku lainnya seperti Ihya Ulum al-Din, Al-Arba‘in, Al-Maq¿ad al-Asn…
Bibliografi : halaman 197-203
Buku ini adalah salah satu sumbangan berharga bagi pengembangan dan perkembangan tradisi berpikir logis dan kritis di Indonesia. Dulu, kejayaan intelektual Islam ditandai antara lain dengan maraknya aktivitas penerjemahan karya filsafat yang penting oleh para intelektual muslim. Diterjemahkan dari As-sullamul munauraq fi Ilmal-Manthiq
Buku ini merupakan perjalanan hidup Imam Al-Ghazali dalam perjuangan mencari jati diri menuju Ilahi. Imam Al-Ghazali mengklasifikasikan empat golongan penjamin kebenaran : teolog, kaum batiniyah, filsuf, dan sufi. Imam Al-Ghazali menceritakan pengalamannya tentang kesulitan-kesulitan memurnikan perkara yang haqq (benar) dari perselisihan berbagai aliran, serta komparasi berbagai problem berikut…
Ilmu akhlak dan tasawuf merupakan dua bidang penting dalam tradisi keilmuan Islam yang membahas tentang dimensi spiritual dan moral dalam kehidupan manusia. Keduanya memiliki fokus yang serupa dalam mengembangkan kesadaran diri, kualitas moral, dan hubungan dengan Tuhan.
Bibliography : 209-210
Buku ini melihat perubahan penting yang terjadi dalam kaitan dengan dinamika politik dan persilangannya dengan Islam di Indonesia. Bagaimana reformasi yang terjadi di Indonesia pasca-kejatuhan Soeharto mendorong semangat berperilaku seperti raja-raja kecil yang penuh kuasa dengan cara membangun oligarki politik yang dibentengi para jagoan (blater) dan tokoh-tokoh agama. Juga menjelaskan, bagaim…
Indeks Bibliografi : halaman 173-174 Isi : Bab 1 Gambaran umum-- Bab 2 Gambaran umum tentang kesusasteraan Arab Jahiliah-- Bab 3 Biografi tokoh sastrawan at-Taghlabi
Bibliografi : hlm. 247-252