Perpustakaan UIN Jurai Siwo Lampung
Mengelola harapan
Refleksi Praktik Pendidikan dan Budaya Menurut Visi Indonesia 2045, Indonesia ke depan memerlukan kombinasi sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan masyarakat yang berbudaya, religius serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Untuk itu, pembangunan SDM dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) menjadi pilar pembangunan. Visi tersebut juga memetakan pembangunan SDM dan penguasaan Iptek secara lebih komprehensif yang mencakup strategi jangka panjang pembangunan bidang kesehatan, pendidikan, Iptek, serta kebudayaan dengan berbasis pada dinamika kependudukan Indonesia. Dinamika masyarakat termasuk demografinya mensyaratkan generasi bangsa yang sehat fisik, mental dan sosial yang ditopang dengan penguasaan Iptek sehingga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, pemercepat pengentasan kemiskinan dan pemerkecil kesenjangan kemajuan keadaban dan peradaban antarkelompok pendapatan penduduk. Gizi yang seimbang dan kesehatan yang sempurna menjadi conditio sine qua non untuk selanjutnya dipoles dengan pendidikan yang bermutu yang mampu melonjatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menciptakan warga negara yang baik serta mewujudkan kehidupan bangsa yang bermartabat. Sementara itu, Iptek menjadi penghela utama pembangunan di masa depan yang berdampak pada perekonomian dan perubahan sosial budaya masyarakat. Dalam konteks makro, konfigurasi masyarakat Indonesia yang majemuk dengan keanekaragaman budaya menjadi modal dasar untuk membangun negara-bangsa yang unggul, maju, modern, sejahtera, berkarakter kuat, dan bermartabat. Visi Indonesia 2045 merupakan tekad sekaligus harapan bangsa Indonesia ke depan yang perlu dimulai sejak saat ini, sejak anak usia dini bahkan sejak persiapan kehamilan.
Informasi Detail
- Penerbit
- Tangerang Selatan : Kinimedia., 2021
- Deskripsi Fisik
- xx, 301 halaman : ilustrasi ; 15 x 21 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-602-60268-5-9
- Klasifikasi
- 152.4
- Tipe Isi
- text
- Edisi
- Cetakan Pertama, Februari 2021
- Subjek
- Pernyataan Tanggungjawab
- Tatang Muttaqin
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar