Perpustakaan UIN Jurai Siwo Lampung
Emmanuel Levinas :enigma wajah orang lain
Tidakkah mereka sadar bahwa yang mereka bantai juga manusia sama seperti mereka? Mengapa manusia lain dipandang begitu rendah dan dianggap 'lain' (otfier)
begitu saja? Apakah dasar keberlainan (otherness) ini?
Bagi Emmanuel Levinas, etika pertama-tama bukan menyangkut teori mengenai baik-buruknya tindakan tertentu; bukan juga apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan sebagai manusia. Etika merupakan relasi yang lahir dari pertemuan konkret dengan orang lain yang memiliki wajah. Sebagai jejak Yang Tak Terbatas (the Infinite), wajah orang lain tidak akan dapat dibunuh atau dihancurkan. Relasi etis terjadi ketika saya merasa terusik oleh kehadiran wajah orang lain yang menantang orientasi egoistik hidup saya atau mengusik kenyamanan dan kebebasan saya.
Informasi Detail
- Penerbit
- Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia., 2019
- Deskripsi Fisik
- vi, 172 hal. : 20 cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786024810719
- Klasifikasi
- 170
- Subjek
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar