Banyak pihak yang alergi menggunakan term "mayoritas-minoritas", kadang-kadang ada yang sangat anti, bahkan menganggapnya tabu. Sikap seperti itu dapat dimaklumi, karena bagi mereka term itu memberi kesan (konotasi) di satu sisi ada pihakyang mendominasi dan di sisi lain ada pihak yang terdiskriminasi. Koentjaraningrat dkk. (2003) dalam Kamus Istilah Antropologi mendefinisikan kata minoritas de…
Banyak pihak yang alergi menggunakan term "mayoritas-minoritas", kadang-kadang ada yang sangat anti, bahkan menganggapnya tabu. Sikap seperti itu dapat dimaklumi, karena bagi mereka term itu memberi kesan (konotasi) di satu sisi ada pihakyang mendominasi dan di sisi lain ada pihak yang terdiskriminasi. Koentjaraningrat dkk. (2003) dalam Kamus Istilah Antropologi mendefinisikan kata minoritas de…
Banyak pihak yang alergi menggunakan term "mayoritas-minoritas", kadang-kadang ada yang sangat anti, bahkan menganggapnya tabu. Sikap seperti itu dapat dimaklumi, karena bagi mereka term itu memberi kesan (konotasi) di satu sisi ada pihakyang mendominasi dan di sisi lain ada pihak yang terdiskriminasi. Koentjaraningrat dkk. (2003) dalam Kamus Istilah Antropologi mendefinisikan kata minoritas de…
Indonesia adalah Negara agamis yang menempatkan agama-agama pada posisi yang tinggi, sehingga dalam konstitusi dirumuskan menjadi "Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa." Berdasarkan rumusan konstitusi itu, maka penataan hubungan antara agama dan negara mesti dibangun atas dasar simbiosis-mutualistis di mana satu sama lain saling memberi. Dengan berdasar prinsip ini, negara tidak sepa…
Indonesia adalah Negara agamis yang menempatkan agama-agama pada posisi yang tinggi, sehingga dalam konstitusi dirumuskan menjadi "Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa." Berdasarkan rumusan konstitusi itu, maka penataan hubungan antara agama dan negara mesti dibangun atas dasar simbiosis-mutualistis di mana satu sama lain saling memberi. Dengan berdasar prinsip ini, negara tidak sepa…
Indonesia adalah Negara agamis yang menempatkan agama-agama pada posisi yang tinggi, sehingga dalam konstitusi dirumuskan menjadi "Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa." Berdasarkan rumusan konstitusi itu, maka penataan hubungan antara agama dan negara mesti dibangun atas dasar simbiosis-mutualistis di mana satu sama lain saling memberi. Dengan berdasar prinsip ini, negara tidak sepa…
Indonesia adalah Negara agamis yang menempatkan agama-agama pada posisi yang tinggi, sehingga dalam konstitusi dirumuskan menjadi "Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa." Berdasarkan rumusan konstitusi itu, maka penataan hubungan antara agama dan negara mesti dibangun atas dasar simbiosis-mutualistis di mana satu sama lain saling memberi. Dengan berdasar prinsip ini, negara tidak sepa…
Kami sangat mengapresiasi terhadap laporan survei ini yang telah memberi warna dan daya tarik tersendiri ke dalam sen laporan tahunan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Tahun 2016. Bersama dengan data penelitian yang lain, informasi tentang kerukunan cukup memberikan sebuah keyakinan terhadap kondisi bangsa Indonesia. Hadirnya data survei faktual seperti tentunya dapat mengimbangi opini…
Buku Fiqih Mu’amalah Kontemporer ini membahas berbagai teori akad dan transaksi dalam mu’amalah kontemporer. Kajian dalam buku ini bersumber dari berbagai buku fiqih, baik klasik maupun kontemporer. Selain itu, kajian dalam buku ini dilengkapi dengan perspektif aturan hukum yang berlaku di Indonesia, khususnya Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Lebih dari itu, kajian teoritis ini kemud…
Buku Fiqih Mu’amalah Kontemporer ini membahas berbagai teori akad dan transaksi dalam mu’amalah kontemporer. Kajian dalam buku ini bersumber dari berbagai buku fiqih, baik klasik maupun kontemporer. Selain itu, kajian dalam buku ini dilengkapi dengan perspektif aturan hukum yang berlaku di Indonesia, khususnya Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Lebih dari itu, kajian teoritis ini kemud…