/var/www/html/slims9/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 10" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Ruslan%" ]
Pendidikan Kewarganegaraan Bingkai NKRI Kajian Pancasila pada awal buku ini berpijak dari kedudukan Pancasila sebagai dasar dan Ideologi Negara Republik Indonesia. Akan tetapi, mengkaji Pancasila secara mendalam perlu diawali dengan pendekatan filsafat. Dengan demikian uraian pada buku ini meliputi esensi pancasila sebagai Ideologi Nasional, Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Bernegara. Bu…
Pendidikan Kewarganegaraan Bingkai NKRI Kajian Pancasila pada awal buku ini berpijak dari kedudukan Pancasila sebagai dasar dan Ideologi Negara Republik Indonesia. Akan tetapi, mengkaji Pancasila secara mendalam perlu diawali dengan pendekatan filsafat. Dengan demikian uraian pada buku ini meliputi esensi pancasila sebagai Ideologi Nasional, Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Bernegara. Bu…
Bibliografi : hlm. 443-448
Al-Qur'an sebagai seruan langit terakhir menjelaskan bahwa di antara dua belas bilangan bulan terdapat bulan-bulan yang disebut sebagai 'al-asyhur al-hurum' (bulan-bulan mulia), yaitu: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan tersebut, Allah SwT menjanjikan pahala yang berlipat atas setiap amal saleh yang dikerjakan manusia. Sebaliknya, Allah SwT mem…
Al-Qur'an sebagai seruan langit terakhir menjelaskan bahwa di antara dua belas bilangan bulan terdapat bulan-bulan yang disebut sebagai 'al-asyhur al-hurum' (bulan-bulan mulia), yaitu: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan tersebut, Allah SwT menjanjikan pahala yang berlipat atas setiap amal saleh yang dikerjakan manusia. Sebaliknya, Allah SwT mem…
Al-Qur'an sebagai seruan langit terakhir menjelaskan bahwa di antara dua belas bilangan bulan terdapat bulan-bulan yang disebut sebagai 'al-asyhur al-hurum' (bulan-bulan mulia), yaitu: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan tersebut, Allah SwT menjanjikan pahala yang berlipat atas setiap amal saleh yang dikerjakan manusia. Sebaliknya, Allah SwT mem…
Al-Qur'an sebagai seruan langit terakhir menjelaskan bahwa di antara dua belas bilangan bulan terdapat bulan-bulan yang disebut sebagai 'al-asyhur al-hurum' (bulan-bulan mulia), yaitu: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan tersebut, Allah SwT menjanjikan pahala yang berlipat atas setiap amal saleh yang dikerjakan manusia. Sebaliknya, Allah SwT mem…
Bibliografi : hlm. 109-110
Biblografi:203-205
Bibliografi: 483-491