Kami telah mencermati temuan-temuannya, simpulannya, juga rekomendasi yang diberikan. Pada umumnya temuan-temuannya menarik, menjawab, dan membuktikan beberapa asumsi kami sebelumnya. Penelitian ini telah membuktikan, misalnya, bahwa memang kami perlu mempertimbangkan pcnambahan petugas untuk memenuhi beban kerja yang menuntutnya, untuk optimalitas pelayanan prima bagi jamaah. Namun demikian, y…
Kami telah mencermati temuan-temuannya, simpulannya, juga rekomendasi yang diberikan. Pada umumnya temuan-temuannya menarik, menjawab, dan membuktikan beberapa asumsi kami sebelumnya. Penelitian ini telah membuktikan, misalnya, bahwa memang kami perlu mempertimbangkan pcnambahan petugas untuk memenuhi beban kerja yang menuntutnya, untuk optimalitas pelayanan prima bagi jamaah. Namun demikian, y…
Kami telah mencermati temuan-temuannya, simpulannya, juga rekomendasi yang diberikan. Pada umumnya temuan-temuannya menarik, menjawab, dan membuktikan beberapa asumsi kami sebelumnya. Penelitian ini telah membuktikan, misalnya, bahwa memang kami perlu mempertimbangkan pcnambahan petugas untuk memenuhi beban kerja yang menuntutnya, untuk optimalitas pelayanan prima bagi jamaah. Namun demikian, y…
Buku Ekonomi Islam ini merupakan buku teks yang ditujukan untuk memberikan panduan ajar Ekonomi Islam di perguruan tinggi. Seluruh tema dibahas secara beruntun mulai dari ekonomi mikro sampai pada kebijakan ekonomi yang dilakukan oleh pemegang otoritas moneter. Disajikan dalam perspektif ekonomi Islam
Studi khusus tentang hak memilih dalam system Pemilu belum banyak dilakukan, dan buku ini menyajikan hasil penelitian yang mendalam tentang kedudukan penting hak memilih dan pengaturannya dalam Pemilu. Oleh Karena itu, buku ini penting bagi mahasiswa, dosen, para praktisi hukum dan para pemerhati dan pelaku politik.
Modul Hypercontent Teknologi Kinerja (Performance Technology) ini menampil-kan tiga pembabakan materi kuliah teknologi kinerja, yaitu bagian prinsip dasar (terdiri atas 3 unit), bagian intervensi pembelajaran (terdiri atas 2 unit), dan bagian intervensi keorganisasian (2 unit). Bagian prinsip dasar menekankan konteks TK dengan merujuk kepada definisi TP 2004 dari AECT. Hal ini penting agar pola…
Modul Hypercontent Teknologi Kinerja (Performance Technology) ini menampil-kan tiga pembabakan materi kuliah teknologi kinerja, yaitu bagian prinsip dasar (terdiri atas 3 unit), bagian intervensi pembelajaran (terdiri atas 2 unit), dan bagian intervensi keorganisasian (2 unit). Bagian prinsip dasar menekankan konteks TK dengan merujuk kepada definisi TP 2004 dari AECT. Hal ini penting agar pola…
Modul Hypercontent Teknologi Kinerja (Performance Technology) ini menampil-kan tiga pembabakan materi kuliah teknologi kinerja, yaitu bagian prinsip dasar (terdiri atas 3 unit), bagian intervensi pembelajaran (terdiri atas 2 unit), dan bagian intervensi keorganisasian (2 unit). Bagian prinsip dasar menekankan konteks TK dengan merujuk kepada definisi TP 2004 dari AECT. Hal ini penting agar pola…
Modul Hypercontent Teknologi Kinerja (Performance Technology) ini menampil-kan tiga pembabakan materi kuliah teknologi kinerja, yaitu bagian prinsip dasar (terdiri atas 3 unit), bagian intervensi pembelajaran (terdiri atas 2 unit), dan bagian intervensi keorganisasian (2 unit). Bagian prinsip dasar menekankan konteks TK dengan merujuk kepada definisi TP 2004 dari AECT. Hal ini penting agar pola…
Modul Hypercontent Teknologi Kinerja (Performance Technology) ini menampil-kan tiga pembabakan materi kuliah teknologi kinerja, yaitu bagian prinsip dasar (terdiri atas 3 unit), bagian intervensi pembelajaran (terdiri atas 2 unit), dan bagian intervensi keorganisasian (2 unit). Bagian prinsip dasar menekankan konteks TK dengan merujuk kepada definisi TP 2004 dari AECT. Hal ini penting agar pola…