“Jam tiga dini hari, sweater, dan jalanan yang gelap dan sepi .... Ada peta, petunjuk; dan Jakarta menjadi tempat yang belum pernah kami datangi sebelumnya.” Mawar, hyacinth biru, dan melati. Dibawa balon perak, tiga bunga ini diantar setiap hari ke balkon apartemen Emina. Tanpa pengirim, tanpa pesan; hanya kemungkinan adanya stalker mencurigakan yang tahu alamat tempat tinggalnya. Ketika…
Rabih dan Kristen saling tergila-gila sebelum akhirnya menikah. Hidup sangat sempurna hingga muncul kerikil-kerikil tajam: penghasilan Rabih yang lebih kecil, [ekerjaan rumah yang tiada habisnya, hingga kehadiran buah hati mereka yang menjungkirbalikkan segalanya. Saat hubungan makin runyamdan bayang-bayang perpisahan terus mengintai, sejauh mana mereka siap terluka bertahan atas nama cinta ?.
Bagaimana rasanya bersujud di atas sajadah dengan keyakinan bahwa Ada yang sedang membuka pintu langit untuk menerima doa-doamu? Lalu bagaimana rasanya mengangkat kedua tangan dengan keyakinan bahwa Tuhan akan memberikan apa pun yang kau doakan di atasnya? Sayangnya, tidak semua orang memiliki keyakinan yang sebesar itu. Ada hamba yang bahkan untuk sekadar berdoa saja, rasanya seperti men…
Kumpulan esai-esai pendek reflektif yang berisi keresahan quarter life crisis. Di sini, Mas Gun (sapaan karib Kurniawan Gunadi) menuliskan fragmen-fragmen liris yang memberi gambaran realistis tentang arti dari “menjadi dewasa”. Sinopsis Kalau ingin memahami orang lain, pertama-tama kamu harus bisa memahami dirimu sendiri. Berikan ruang yang cukup untuk dirimu sendiri. Beri waktu yan…
Kumpulan esai-esai pendek reflektif yang berisi keresahan quarter life crisis. Di sini, Mas Gun (sapaan karib Kurniawan Gunadi) menuliskan fragmen-fragmen prosa liris yang memeluk, memvalidasi kegusaran, tanpa memberi ceramah atau arahan. Sinopsis Aku menulis untuk mendengarkan diriku sendiri. Meredakan kebisingan yang berteriak keras di dalam pikiranku. Meski kadang aku tak yakin, apakah a…