Tahun 1983, setelah satu setengah tahun tinggal di Timor Timur, Dilan kembali ke Bandung. Dilan pun kembali bertemu dengan teman-teman lamanya di SD tempat dulu dia sekolah. Tapi,ternyata ada murid baru pindahan dari Semarang, namanya Mei Lien, gadis keturunan Tionghoa. Ini mungkin buku tentang cinta monyet biasa, yang banyak dialami manusia normal di dunia. Tak ada cinta-cintaan karena masih S…
Jean-Jacques Rousseau mengajak kita menelusuri kembali fondasi masyarakat dan otoritas politik. Dengan argumen yang tajam dan provokatif, Rousseau membuka mata kita tentang kehendak umum dan bagaimana kedaulatan rakyat menjadi kunci kebebasan sejati, bukan hanya ilusi. Buku ini bukan sekadar risalah politik, melainkan refleksi tentang dilema antara kebebasan individu dan tuntutan sosial. Rou…
Rabih dan Kristen saling tergila-gila sebelum akhirnya menikah. Hidup sangat sempurna hingga muncul kerikil-kerikil tajam: penghasilan Rabih yang lebih kecil, [ekerjaan rumah yang tiada habisnya, hingga kehadiran buah hati mereka yang menjungkirbalikkan segalanya. Saat hubungan makin runyamdan bayang-bayang perpisahan terus mengintai, sejauh mana mereka siap terluka bertahan atas nama cinta ?.
Milea kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja. (Dilan 1990) Milea jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu., nanti besoknya, orang itu akan hilang. (Dilan 1990) Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli. (Milea 1990)
Dalam kisah ini, kamu akan bertemu dengan Dilan yang baru saja kembali ke Indonesia setelah enam bulan belajar di Kuba. Ia pulang ke Indonesia pada 7 Maret 1997. Tapi tanah air yang ia pijak bukan lagi Indonesia yang tenang. Suasana politik memanas, ketegangan terasa di mana-mana, dan perubahan besar sedang menunggu waktu untuk meledak. Dilan kembali ke Bandung sebagai mahasiswa Institut Tek…
Hujan adalah janji setia langit kepada bumi. Tak perlu ditunggu, ia pasti datang. Kita terjebak pada hujan yang sama, tetapi tak bisa saling bicara. Membuatku terus menunggumu memutar badan dan melempar senyum kepadaku. Aneka rasa tumpah dari langit. Cemas dan rindu tak bisa kucegah. Rasa yang begitu besar, mengalahkan rasa lainnya. Jarak kita tak jauh. Namun, tak bisa bertatapan, apalagi berbi…
Pendidikan adalah proses spiritual dan intelektual yang membentuk manusia menuju kebenaran dan nilai-nilai abadi. Ia tidak berhenti pada rumus, metode, atau kurikulum, melainkan menyentuh inti kemanusiaan—mengasah akal, membentuk moral, menumbuhkan jiwa, dan menyeimbangkan hidup. Di dalamnya, mendidik menjadi upaya menyeluruh untuk menumbuhkan manusia yang berpikir, berperasaan, dan berkehend…